Sbobetsportsindo.com – Kompetisi BRI Super League 2025/26 langsung dipenuhi tensi tinggi di awal musim. Persaingan ketat membuat wasit harus ekstra waspada dengan banyaknya kartu yang dikeluarkan di lapangan.
Hingga pekan kedua, sejumlah tim menunjukkan karakter yang sangat berbeda. Beberapa tim tampil dengan permainan keras, sementara lainnya lebih disiplin dan menjaga ketenangan di atas lapangan.
Trio Tim yang Tampil Paling Disiplin
Setelah dua pekan berjalan, tiga tim menonjol dengan catatan fair play terbaik. Mereka adalah Borneo FC Samarinda, Persik Kediri, dan Persebaya Surabaya, yang masing-masing hanya menerima dua kartu kuning dari dua pertandingan.
Rata-rata, ketiga tim tersebut hanya mengoleksi satu kartu kuning per pertandingan, menunjukkan permainan bersih dan disiplin yang patut diacungi jempol. Mereka layak disebut sebagai tim paling fair play di liga pada pekan pertama dan kedua ini.
Tim dengan Pengumpulan Kartu Terbanyak
Di sisi lain, ada tim yang mencatatkan jumlah kartu cukup tinggi, yakni Persijap Jepara. Tim asal Jawa Tengah ini sudah mendapatkan 10 kartu kuning dalam dua laga, dengan dua pemain mereka mendapat dua kartu kuning.
Selain itu, Persijap juga tercatat sudah mengumpulkan dua kartu merah, yang menjadi bukti dari gaya permainan agresif yang mereka terapkan sejak awal musim.
Gaya Bermain Agresif Persijap: Risiko yang Dihadapi
Persijap Jepara dikenal dengan permainan high pressure dan semangat juang tinggi tanpa kompromi. Pelatih Mario Lemos mengakui bahwa gaya main agresif tersebut memang berisiko, tetapi ia menganggapnya sebagai bagian dari filosofi timnya.
“Jumlah kartu kuning yang kami dapatkan cukup banyak. Tapi kita harus berjuang dengan semangat tinggi, dan ini adalah risikonya,” ujar Mario Lemos.
Fokus pada Poin, Bukan Kartu
Meski mendapat banyak kartu, Persijap menunjukkan performa yang impresif di awal musim. Mereka berhasil meraih satu kemenangan dan satu hasil imbang dari dua laga pertama mereka. Bagi Mario Lemos, hasil akhir yang lebih penting daripada catatan disiplin.
“Yang terpenting adalah kami mendapatkan poin dari dua pertandingan ini, bukan hanya soal kartu kuning,” tegas Lemos.












