Sbobetsportsindo.com – Jose Mourinho resmi kembali ke Benfica, klub yang pernah ia latih lebih dari dua puluh tahun lalu. Kepulangannya ini langsung memicu spekulasi mengenai rencana transfer besar yang akan dia lakukan untuk memperkuat tim.
Salah satu pemain yang masuk dalam incaran Mourinho adalah Karim Benzema. Striker asal Prancis itu saat ini masih terikat kontrak dengan Al Ittihad di Liga Pro Saudi hingga tahun depan, namun ada kemungkinan bahwa klub tersebut akan melepasnya lebih awal dengan syarat tertentu.
Mourinho diperkirakan menjadi faktor kunci dalam proses transfer ini, mengingat hubungan profesional yang kuat antara keduanya. Pada masa Mourinho melatih Real Madrid, ia berhasil mengasah kemampuan Benzema menjadi salah satu striker top dunia.
Benzema yang kini berusia 37 tahun, pernah memuji Mourinho atas peran besarnya dalam mengubah arah kariernya, hal ini semakin membuka peluang bagi keduanya untuk reuni di Portugal.
Mourinho Ingin Benzema di Benfica
Menurut laporan jurnalis Ekrem Konur, Mourinho sangat tertarik mendatangkan Benzema ke Benfica. Meskipun kontrak sang pemain baru akan berakhir pada Juni mendatang, langkah untuk memulai proses transfer bisa dilakukan lebih awal.
Benfica mungkin menghadapi hambatan besar terkait aspek finansial, karena Al Ittihad dilaporkan meminta sekitar 7 juta euro untuk melepas Benzema. Selain itu, gaji besar yang diterima Benzema dari klub Arab Saudi menjadi tantangan utama.
Tantangan Finansial dalam Transfer Benzema
Saat ini, Benzema memperoleh kompensasi luar biasa sekitar 83 juta pounds per tahun dari Al Ittihad, sebuah angka yang jelas tidak bisa ditandingi oleh Benfica yang memiliki keuangan lebih terbatas.
Jika transfer ini terwujud, Benzema harus bersedia menerima pemotongan gaji yang cukup besar. Namun, faktor emosional dan hubungan dengan Mourinho diyakini bisa memengaruhi keputusan Benzema untuk kembali ke Eropa.
Kolaborasi Sukses Mourinho dan Benzema
Kerja sama Mourinho dan Benzema di Real Madrid berlangsung dari 2010 hingga 2013. Dalam tiga tahun itu, Benzema berhasil mencetak 78 gol dari 150 penampilan, serta memenangkan trofi Copa del Rey dan La Liga.
Keberhasilan mereka bersama seringkali dikaitkan dengan transformasi besar Benzema yang sebelumnya dianggap pemain inkonsisten menjadi salah satu striker paling andal di dunia.
Dengan Mourinho kembali melatih Benfica, kesempatan bagi keduanya untuk bekerja sama lagi pun terbuka lebar. Mourinho baru saja diangkat sebagai pelatih pada 18 September 2025, setelah Fenerbahce yang ia latih tersingkir dari Liga Champions oleh Benfica.
Setelah penunjukannya, Mourinho langsung membawa Benfica meraih kemenangan telak 3-0 di Primeira Liga, menandai awal yang menjanjikan dalam misinya membangun kembali kejayaan klub.












