Sbobetsportsindo.com – Timnas Indonesia mendapatkan kabar positif menjelang ronde keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia.
Sebelumnya, kekhawatiran muncul terkait absennya Ole Romeny, penyerang andalan yang mengalami cedera saat tampil di Piala Presiden 2025.
Cedera yang didapat Ole Romeny berasal dari sebuah insiden dengan Paulinho dalam pertandingan kontra Arema FC. Hal ini membuatnya diragukan tampil di ronde keempat.
Untuk mengatasi situasi tersebut, PSSI segera berupaya mencari pengganti melalui jalur naturalisasi, dan satu nama yang dipastikan masuk skuad adalah Miliano Jonathans.
Namun, kabar baik datang dari lini depan lainnya, karena Ragnar Oratmangoen dipastikan sudah pulih dari cedera dan siap tampil lagi.
Ragnar Oratmangoen Kembali ke Lapangan Setelah Absen Lama
Pemain berusia 27 tahun tersebut sempat absen selama lima bulan akibat virus yang misterius. Kembalinya Ragnar Oratmangoen ke lapangan terjadi ketika ia tampil untuk FCV Dender di ajang First Division A Liga Belgia 2025/2026.
Oratmangoen masuk sebagai pemain pengganti pada menit ke-74 dalam pertandingan melawan RSC Anderlecht yang berakhir dengan kekalahan 0-2 bagi Dender.
Selama 16 menit bermain, Oratmangoen tampil dengan semangat meski hanya mendapatkan rating 6,6 dari Fotmob.
Keberadaan Oratmangoen Tambah Pilihan Taktis untuk Patrick Kluivert
Ragnar Oratmangoen kini menjadi salah satu senjata utama pelatih Patrick Kluivert di lini serang Timnas Indonesia.
Dalam laga terakhirnya di ronde ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026, melawan Bahrain, Oratmangoen berperan sebagai bagian dari trio penyerang dalam formasi 3-4-3.
Bersama Marselino Ferdinan, Oratmangoen mengisi posisi tepat di belakang Ole Romeny, memberikan dimensi serangan yang lebih variatif.
Keunggulan Oratmangoen dalam Serangan Timnas Indonesia
Oratmangoen dikenal memiliki kemampuan eksplosif dalam menyerang. Dia sangat efektif dalam memanfaatkan bola-bola atas, yang menjadi andalan dalam skema serangan balik Timnas Indonesia.
Selain itu, kecepatannya menjadikannya ancaman serius bagi pertahanan lawan, memungkinkan dia untuk menembus celah dan menciptakan peluang berbahaya.












