sbobetsportsindo.com – Kemenangan besar Arsenal atas Aston Villa ternyata tidak sepenuhnya membawa suasana positif bagi Viktor Gyokeres. Penyerang asal Swedia itu justru menjadi sasaran kritik tajam, meskipun The Gunners sukses meraih kemenangan telak 4-1.
Legenda Liverpool, Jamie Carragher, menilai Gyokeres belum menunjukkan kualitas yang sepadan dengan ambisi Arsenal untuk menjadi juara Premier League. Menurutnya, standar yang dibutuhkan klub sebesar Arsenal masih berada di atas level sang striker.
Gyokeres direkrut dari Sporting Lisbon pada bursa transfer musim panas dengan nilai transfer mencapai 55 juta poundsterling. Kedatangannya sempat memicu optimisme tinggi, terutama setelah Arsenal beberapa kali gagal tipis dalam perburuan gelar liga di era Mikel Arteta.
Namun, kontribusi Gyokeres sejauh ini belum sepenuhnya meyakinkan. Dari total 21 pertandingan di semua ajang, ia baru mencetak tujuh gol. Lebih dari itu, ia hanya mampu mencatat satu gol dalam enam penampilan terakhir di Premier League.
Meski Arsenal kini semakin kokoh di puncak klasemen, Carragher menilai posisi penyerang tengah masih menjadi celah yang bisa menghambat ambisi juara klub London Utara tersebut.
Komentar Pedas Carragher
Saat menjadi analis di Sky Sports, Carragher secara terbuka membandingkan Gyokeres dengan Gabriel Jesus. Ia justru mengaku lebih terkesan dengan kontribusi penyerang asal Brasil tersebut.
“Saya sangat menyukai Gabriel Jesus. Memang dia bukan penyelesai peluang paling tajam, tetapi kualitas permainannya luar biasa,” ujar Carragher.
Ia bahkan menilai keputusan menjadikan Gyokeres sebagai starter tidak tepat, terutama ketika Arsenal masih memiliki opsi seperti Jesus.
“Bagi saya, satu-satunya kekurangan Arsenal malam itu adalah Gyokeres yang dimainkan sejak awal. Mereka punya pemain lain yang lebih cocok,” tambahnya.
Jesus dan Havertz Dinilai Lebih Layak
Lebih lanjut, Carragher meyakini bahwa ketika kondisi fisik Gabriel Jesus kembali optimal, perbedaannya akan semakin terlihat. Ia bahkan menyebut Jesus dan Kai Havertz lebih pantas mengisi peran penyerang utama Arsenal saat ini.
“Dulu Jesus sempat diragukan apakah cukup bagus untuk membawa Arsenal juara. Tapi sekarang, dia justru tampil lebih baik dibanding pemain yang didatangkan untuk tujuan itu,” tegas Carragher.
Meski begitu, Carragher tetap mengapresiasi etos kerja Gyokeres. Ia menyoroti keberanian sang striker dalam mengambil tanggung jawab, termasuk saat mengeksekusi penalti melawan Everton.
Namun, menurutnya, Gyokeres masih kalah dalam hal sentuhan akhir dan kualitas teknis dibandingkan opsi lain yang dimiliki Arsenal.
Penyerang Ideal yang Dibutuhkan Arsenal
Carragher menilai Arsenal membutuhkan striker dengan level lebih tinggi jika ingin benar-benar bersaing hingga akhir musim, terlebih jika dibandingkan dengan Manchester City yang memiliki sosok Erling Haaland.
“Gyokeres punya energi dan determinasi, tetapi kurang halus dan kurang berkualitas. Jika melihat pemain yang tersedia, Arsenal sebenarnya memiliki alternatif yang lebih baik,” jelasnya.
Persaingan di papan atas Premier League pun masih berlangsung sengit. Arsenal kini menunggu hasil pertandingan Manchester City yang dijadwalkan menghadapi Sunderland pada Hari Tahun Baru.
Di sisi lain, The Gunners akan kembali bertanding akhir pekan ini dengan bertamu ke markas Bournemouth, sebelum menjalani laga besar melawan Liverpool di Emirates Stadium pada penghujung bulan.
Dengan jadwal padat dan tekanan perebutan gelar, performa lini depan Arsenal—terutama peran Viktor Gyokeres—akan terus menjadi perhatian dalam beberapa pekan ke depan.












