sbobetsportsindo.com – Isu pergantian kapten Timnas Indonesia kembali ramai dibahas setelah Asnawi Mangkualam memberikan klarifikasi terhadap pernyataan anggota Exco PSSI, Arya Sinulingga. Topik tersebut mencuat usai Arya menyinggung adanya ketidakharmonisan di ruang ganti Timnas.
Asnawi menegaskan bahwa ban kapten yang ia kenakan saat menghadapi China di Putaran Ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 merupakan keputusan langsung dari pelatih Shin Tae-yong. Ketika itu, Shin masih memimpin skuat Garuda.
Sebelumnya, Arya dalam sebuah podcast menyebut pergantian ban kapten dari Asnawi ke Jay Idzes merupakan tanda bahwa ada masalah internal. Ia menyatakan, “Kalau tidak ada masalah ruang ganti, tidak mungkin Jay Idzes diganti jadi kapten.”
Merespons hal tersebut, Asnawi angkat suara melalui unggahan di media sosial. Ia menandai Jeong Seok Seo atau Jeje, penerjemah Shin Tae-yong, agar memberikan klarifikasi mengenai kondisi tim yang sebenarnya.
“Ini asal ngomong atau bagaimana? Tolong jelasin Je, biar Bapak ini mengerti bagaimana,” tulis Asnawi.
Ia mempertanyakan dari mana Arya mendapatkan informasi tersebut, terlebih karena sosok yang bersangkutan tidak berada langsung di lapangan ketika keputusan kapten dibuat.
“Tidak ada di lokasi tapi klarifikasi seakan-akan benar. Siapa yang memberi tahu soal kapten itu? Pelatih, pemain, atau ofisial? Tolong jelaskan biar tidak jadi bola liar,” tegasnya.
Ban Kapten Keputusan Shin Tae-yong
Asnawi menambahkan bahwa selama kualifikasi Piala Dunia 2026, ban kapten memang kerap berpindah-pindah karena disesuaikan kebutuhan tim. Sejumlah pemain seperti Rizky Ridho, Jordi Amat, dan Jay Idzes juga pernah mengenakan ban kapten.
Pada laga kontra China tanggal 15 Oktober 2024, Shin Tae-yong kembali menunjuk Asnawi sebagai kapten, yang belakangan kembali diperbincangkan setelah komentar Arya tersebar.
Pembicaraan Internal Mengenai Kapten Timnas
Asnawi turut mengungkap bahwa ia pernah berniat menyerahkan ban kapten kepada Jay Idzes setelah pertandingan melawan Australia pada 10 September 2024. Ia mengatakan sudah ada diskusi bersama para pemain senior terkait struktur kepemimpinan tim.
“Saat itu setelah makan malam, saya mengajak Jay, Sandy Walsh, Thom Haye, dan Ridho untuk membahas siapa kapten utama dan wakil. Coach Shin tetap mempercayakan saya sebagai kapten dan Jay sebagai vice,” tuturnya.
Ia menegaskan bahwa hal tersebut bisa ditanyakan langsung kepada pemain-pemain yang hadir dalam pembicaraan tersebut, sehingga tidak seharusnya menjadi polemik panjang bila memahami konteks sebenarnya.
“Kalau memang benar Jay sudah ditetapkan sebagai kapten utama melawan China, beri tahu saya siapa yang menyampaikan hal itu kepada Anda. Jika saya dipercaya, saya bangga. Jika diberikan kepada pemain yang lebih pantas, saya pun ikhlas,” tegas Asnawi.












